[phpBB Debug] PHP Notice: in file /viewtopic.php on line 988: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead
[phpBB Debug] PHP Notice: in file /viewtopic.php on line 988: getdate() [function.getdate]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead
Forum Profesional Film Indonesia • Melihat topik - Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Forum Profesional Film Indonesia

Adil dan Beradab
Sekarang ini Sabtu Des 15, 2018 8:59 pm

Waktu dalam UTC + 7 jam




Postkan topik baru Balas ke topik  [ 1 post ] 
Pengarang Pesan
 Subjek post: Keselamatan dan Kesehatan Kerja
PostDipost: Sabtu Mei 15, 2010 2:02 pm 
Offline

Bergabung: Minggu Mar 07, 2010 7:42 pm
Post: 5
Lokasi: INDONESIA
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan supaya :
1. Setiap tenaga kerja dan orang lainya yang berada ditempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatanya.
2. Setiap sumber produksi (peralatan dan perlengkapan) dapat digunakan secara aman dan efisien, serta ;
3. Proses produksi dapat berjalan lancar.
Oleh karena itu, keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan salah satu bagian dari perlindungan tenaga kerja perlu diperhatikan, dikembangkan dan ditingkatkan. Untuk itu, semua pihak yang terlibat dalam suatu produksi khususnya para penanam modal dan tenaga kerja diharapkan dapat mengerti, memahami dan menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja masing-masing. Beberapa pengertian dan istilah sebelum mempelajari lebih lanjut mengenai keselamatan dan kesehatan kerja :
- Potensi bahaya. Ialah suatu kegiatan yang memungkinkan atau dapat menimbulkan kecelakaan/kerugian berupa cedera, penyakit, kerusakan.
- Tingkat bahaya. Ungkapan adanya potensi bahaya secara relatif. Kondisi yang berbahaya mungkin saja ada, akan tetapi dapat menjadi tidak begitu berbahaya lantaran telah dilakukan beberapa tindakan pencegahan.
- Resiko. Menyatakan kemungkinan terjadinya kecelakaan/kerugian pada periode waktu tertentu atau siklus operasi tertentu.
- Insiden. Kejadian tidak diinginkan yang dapat dan telah mengadakan kontak dengan sumber energi melebihi nilai ambang batas badan atau struktur.
- Kecelakaan. Adalah suatu kejadian yang tidak diduga sebelumnya, dan tidak dikehendaki yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik korban manusia maupun harta benda.
- Aman/selamat. Adalah kondisi tiada ada kemungkinan malapetaka (bebas dari bahaya).
- Tindakan tak aman. Suatu pelanggaran terhadap prosedur keselamatan yang memberikan peluang terhadap terjadinya kecelakaan.
- Keadaan tak aman. Adalah suatu kondisi fisik atau keadaan berbahaya yang mungkin dapat langsung mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
- Keselamatan dan kesehatan kerja. Secara filosofi adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya berguna bagi

masyarakat. Dari segi keilmuan, adalah ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat bekerja.
Sebuah produksi film terdiri dari berbagai macam departemen yang masing-masing memiliki tugas dan berhubungan dengan peralatannya masing-masing. Departemen artistik misalnya, mereka membangun set yang nantinya menjadi setting sebuah adegan dalam film. Departemen artistik menggunakan peralatan dan perlengkapan membangun set seperti martil, paku, papan dan sebagainya . Departemen kamera, bertugas merekam dan menata pencahayaan guna mendapatkan gambar yang diinginkan. Mereka berhubungan dengan peralatan dan perlengkapan seperti listrik, lampu, kabel dan sebagainya. Dari masing-masing departemen, mereka bekerja pada satu lokasi yang sama, dengan lingkungan yang mungkin tidak pernah kita kenal sebelumnya dan tidak steril. Perkembangan tekhnologi yang makin modern dibidang listrik yang penggunaannya sangat luas, baik untuk kehidupan maupun industri dapat menimbulkan kecelakaan bagi manusia atau tenaga kerja. Oleh karena itu, perlu dihindari atau dikurangi resiko terjadinya bahaya dimulai sejak tahap pembuatan, pemasangan sampai pemakaian melalui tahap pengawasan peralatan dan perlengkapan yang akan digunakan. Obyek pengawasan listrik pada saat produksi sebuah film ialah tempat-tempat dimana listrik dibangkitkan, dirubah, dikumpulkan, disimpan, dibagi-bagikan atau disalurkan antara lain :
- Pembangkit listrik
- Transformator, convertor, invertor
- Panel hubung bagi (panel box)
- Instalasi tegangan tinggi, menengah dan rendah
Tempat-tempat itu adalah tempat dimana dilakukan pemancaran atau penerimaan gelombang elektromagnetik. Dan tempat-tempat dimana terdapat pemancaran sinar atau radiasi lain. Ada berbagai jenis sumber bahaya yang dapat menyebabkan terganggunya keselamatan kerja. Antara lain :
1. Sentuh langsung. Adalah sentuh langsung pada bagian aktif perlengkapan atau instalasi listrik. Bagian konduktif yang merupakan bagian dari sirkuit listriknya dalam keadaan kerja normal pada umumnya bertegangan dan dialiri arus listrik.
2. Sentuh tak langsung. Adalah sentuh pada bagian konduktif terbuka perlengkapan atau instalasi listrik yang menjadi bertegangan akibat kegagalan isolasi.
3. Pengaruh induksi gelombang elektromagnetik. Ialah suatu gejala proses berantai dan pembentukan medan megnet dan medan listrik yang menjalar kesegala arah secara terus dan menerus.
4. Radiasi gelombang sinar alpha, beta, gamma, X dan ultra violet, akibatnya dapat merusak jaringan tubuh.

Dengan melakukan pengawasan meliputi pemeriksaan dan pengujian dengan menggunakan ketentuan-ketentuan dan standar yang berlaku, kita dapat mengidentifikasi sumber bahaya. Sumber bahaya dapat kita kendalikan guna mencegah terjadinya kecelakaan. Untuk itu, kita harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
1. Terhadap obyek. Mengadakan inspeksi awal, berkala dan khusus. Melakukan perawatan berkala, dengan mengganti komponen yang sudah tidak layak pakai.
2. Terhadap manusia (tenaga kerja). Memberikan pendidikan, uji ketrampilan, uji kesehatan dan kesejahteraan.
Jenis-jenis sumber bahaya Berikut ini terdapat jenis-jenis sumber bahaya yang harus kita perhatikan, antara lain :
1. Listrik. Tidak berfungsinya pengaman, kegagalan isolasi, sambungan yang tidak sempurna, penggunaan peralatan tidak sesuai standar, dan sebagainya.
2. Rokok. Merokok ditempat yang terlarang (dekat bahan yang mudah terbakar), membuang puntung rokok sembarangan dan sebagainya.
3. Permukaan panas. Kontak langsung instalasi atau peralatan panas yang tidak terlindungi.
4. Letikan bara pembakaran. Bunga api dari motor diesel atau kendaraan angkutan.
5. Listrik statis. Loncatan elektron akibat akumulasi listrik statis yang pada umumnya terjadi karena gesekan pada bahan non konduktor.
Pada saat produksi disebuah lokasi shooting, peralatan dan perlengkapan dari departemen kamera lebih banyak resiko bahaya. Oleh karena itu, sebaiknya peralatan dan perlengkapan departemen kamera disimpan dengan rapi, dijauhkan dari sesuatu yang membahayakan seperti air, atau api. Bukan hanya pada titik pengamanan peralatan dan perlengkapan. Ketika peralatan dan perlengkapan dari departemen kamera dipergunakan, hendaknya pemasangan dilakukan secara hati-hati, terkontrol. Dengan menimbang kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi. Kesehatan
Tidak hanya bekerja, pada sebuah produksi film kebanyakan istirahat pun dilakukan dalam lingkungan lokasi shooting. Dapur yang biasanya didirikan disekitar lokasi hendaknya tetap selalu bersih. Sehingga makanan yang disajikan jauh dari penyakit. Apabila makanan untuk para pekerja dipesan, usahakan tetap terkontrol tingkat kesehatanya. Kesehatan pekerja tidak kalah penting, penyedian kotak

P3K atau dokter di lokasi shooting dapat membantu kelancaran sebuah produksi film. Kesimpulan Disebuah lokasi shooting, terdapat berbagai jenis perlengkapan dan peralatan yang masing-masing dipergunakan oleh tiap departemen. Masing-masing peralatan dan perlengkapan tersebut memiliki tingkat bahaya tertentu. Kadang kontrol terhadap peralatan dan perlengkapan di lokasi shooting terabaikan, alangkah lebih baik jika kontrol terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh peralatan dan perlengkapan saat shooting dilakukan semenjak pra shooting (produksi). Bahaya tidak hanya muncul dari peralatan dan perlengkapan saja, manusia pun dapat menimbulkan bahaya. Keteledoran saat bekerja beresiko mendulang bahaya. Sebaiknya kesadaran atau pelatihan guna menanggulangi bahaya saat shooting berlangsung diberikan pada seluruh kru. Pengalaman adalah guru yang terbaik, setiap manusia dalam hidupnya pasti pernah mengalami kesalahan. Pada dasarnya, tiap manusia memiliki kesadaran akan hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya. Namun, tidak ada yang pernah tahu dengan pasti kejadian yang akan berlangsung nanti. Pencegahan terhadap bahaya lebih baik dilakukan semenjak dini bagi keselamatan dan kesehatan pekerja.

_________________
Agni@sinematografer.org
http://www.bawahair.org


Atas
 Profil  
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
Postkan topik baru Balas ke topik  [ 1 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu


Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini
Anda tidak dapat mempost lampiran di forum ini

Cari:
Lompat ke:  
cron
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group